Kematian Ibunda Jadi Tamparan Keras Hidup Ashanty

Kematian Ibunda Jadi Tamparan Keras Hidup Ashanty

Kematian ibunda Ashanty, Farida Sidiq, berikan tamparan keras bagi kehidupan Ashanty. Istri Anang Hermansyah yang semula begitu ngotot mengejar dunia, kini lebih berkaca diri.

Ashanty tak lagi berfoya-foya hamburkan harta yang sifatnya hanya sementara dan tak kekal. Ashanty kini manfaatkan uang untuk hal-hal berguna.

Ashanty 1.jpg

“Saat mama aku masuk liang lahat mengajarkan aku bahwa ngapain aku beli ini beli itu, saat mati juga nggak dibawa. Kalau dulu punya duit pengen beli ini dan itu, sekarang aku tabung, untuk yang membutuhkan, untuk anak-anakku yang empat ini supaya nggak susah, sekolah tinggi, menjadi orang baik. Jujur aku sama Mas Anang kerja keras, sekarang nggak mikirin diri sendiri,” ucap Ashanty ditemui cumicumi.com di Kantor Indigo, Jakarta Selatan, Jumat (16/6).

BACA JUGA, Selalu Dipuji Anang, Ini 5 Kelebihan Ashanty

Ashanty 2.jpg

Ashanty mengaku hendak menjadi pribadi yang lebih baik. Ia tak mau suatu saat meninggal dunia, orang-orang bukan mendoakan justru mencibirnya. Tapi benarkah kematian ibundanya benar-benar mengubah sikap Ashanty?

“Kalau dibilang teringat, namanya orang tua yang melahirkan kita. Bahkan aku itu dekat sekali sama mama pasti berasa sedih, sakit dan hancur. Tapi mama mengajarkan aku bahwa hidup ini memang hanya sementara, jadi kematian mama ku yang mengubah aku,” tutup Ashanty. O gde/ana

Perubahan Pelajaran hidup Ashanty Kematian bunda